Gambaran Gula Darah Mahasiswa yang Obesitas di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Tahun 2017

Aisyah Anofi, Wisda Widiastuti, Nurwiyeni Nurwiyeni

Abstract


Obesitas  merupakan  salah satu  masalah  yang  mulai  menjadi sorotan dunia. Tahun 2012  World Health Organization  (WHO)  menyatakan bahwa  angka  kejadian  obesitas  terus  meningkat    dan  menjadi worldwide  epidemic.    Hasil  Riskesdas  tahun  2013  menunjukkan  bahwa  Sumatera  Barat  memiliki prevalensi  obesitas  pada  usia  dewasa  (>18  tahun)  sebanyak  13,5%.  Faktor  risiko  terpenting  dalam
patogenesis  penyakit  yang  disebabkan  obesitas  salah  satunya  adalah  diabetes  melitus  tipe  2. Meningkatnya  penumpukan  jaringan  lemak  pada  orang  obesitas  dapat  menimbulkan  resistensi  insulin, sehingga terjadi peningkatan kadar gukosa dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar gula darah sewaktu mahasiswa yang obesitas di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Sampel diambil menggunakan  deskriptif  numerik  dengan  teknik  accidental  sampling,  sehingga  diperoleh sebanyak  24  sampel.  Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa  tidak  terjadi  peningkatan  kadar  gula  darah pada  mahasiswa  yang  obesitas.  Jenis  kelamin  mahasiswa  yang  obesitas  lebih  banyak  pada  laki-laki (54,17%)  dibanding  perempuan.  Mahasiswa  yang  obesitas  dengan  faktor  risiko  (orang  tua  obesitas)ditemukan  20  orang  (83,33%)  dengan  faktor  risiko  diabetes  sebanyak  1  orang  (4,17%).  Berdasarkan aktvitas fisik, mahasiswa yang obesitas ditemukan lebih banyak dengan aktivitas fisik ringan (41,67%).

Keywords


Kadar gula darah, Obesitas, Diabetes Melitus Tipe 2.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jurnal Kedokteran Baiturrahmah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Kedokteran Baiturrahmah (JKB)

Email : jkb@unbrah.ac.id