Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Air Dingin Lubuk Minturun

Imelda Imelda, Fidiariani Sjaaf, Tri Puspita PAF

Abstract


Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan sangat serius saat ini dan menjadi penyebab terbesar dari kejadian stroke, baik tekanan darah sistolik maupun diastoliknya. Angka insiden hipertensi sangat tinggi terutama pada populasi lanjut usia. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Air Dingin Lubuk Minturun. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik dengan rancangan cross sectional dan dilakukan kajian kualitatif dengan wawancara mendalam. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Air Dingin Lubuk Minturun dari bulan Juli hingga November 2019. Sampel yang digunakan berjumlah 110 orang yang diambil secara accidental sampling. Analisa univariat disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi sedangkan analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan α = 0,05 dan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: ada hubungan antara tingkat konsumsi garam dengan kejadian hipertensi pada lansia (p = 0,025), ada hubungan antara tingkat konsumsi makanan berlemak dengan kejadian hipertensi pada lansia (p = 0,010), tidak ada hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi pada lansia (p = 0,846), tidak ada hubungan antara kebiasaan olahraga dengan kejadian hipertensi pada lansia (p = 0,179), tidak ada hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi pada lansia (p = 0,980), ada hubungan antara tingkat stress dengan kejadian hipertensi pada lansia (p = 0,011), tidak ada hubungan antara status sosial ekonomi dengan kejadian hipertensi pada lansia (p = 0,101). Kesimpulan: Terdapat  hubungan antara kebiasaan asupan garam dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Air Dingin Lubuk Minturun. Terdapat hubungan antara kebiasaan konsumsi makanan berlemak dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Air Dingin Lubuk Minturun. Tidak terdapat hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Air Dingin Lubuk Minturun. Tidak terdapat hubungan antara kebiasaan olahraga dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Air Dingin Lubuk Minturun. Tidak terdapat hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Air Dingin Lubuk Minturun. Terdapat hubungan antara stres dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Air Dingin Lubuk Minturun. Tidak terdapat hubungan antara status sosial ekonomi dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Air Dingin Lubuk Minturun.

 


Keywords


Hipertensi, Lansia

Full Text:

PDF

References


Departemen Kesehatan RI. Pharmaceutical Care untuk Penyakit Hipertensi. Jakarta: Depkes RI; 2006.

Tuminah, RE, Sulistyowati. Prevalensi Hipertensi dan Determinannya di Indonesia. Jakarta: Pusat Penelitian Biomedis dan Farmasi Badan Penelitian Kesehatan Departemen Kesehatan RI; 2009.

Smeltzer SC, Bare BG. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth, edisi 8. Jakarta : EGC; 2002.

Tarigan AR, Zulhaida L, Syarifah. Pengaruh Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Keluarga terhadap Diet Hipertensi di Desa Hulu kecamatan Pancur Batu Tahun 2016. Jurnal Kesehatan. 2018; 11 (1): 10-1.

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. Profil Dinas Kesehatan. 2017.

Arif D. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Pusling Klumpit UPT Puskesmas Gribig Kabupaten Kudus. Jurnal Ilmiah Kesehatan. 2013; 5.

Ratnaningsih DL. Faktor- faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Pekerja Sektor Informal di Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta. [Skripsi]. Yogyakarta: Universitas Aisyiyah; 2017.

Adriaansz PN. Hubungan Konsumen Makanan dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Ranomuut Kota Manado. E- Jurnal Keperawatan. 2016;4:1.

Armilawaty HA, Ridwan A. Hipertensi dan Faktor Risikonya dalam Kajian Epidemiologi. Bagian Epidemiologi. Makassar: Universitas Hasanuddin; 2007.

Stefhany, E. Hubungan Pola Makan, Gaya Hidup dan Indeks Massa Tubuh dengan Hipertensi Pada Pra Lansia dan Lansia di Posbindu Kelurahan Depok Jaya. [Skripsi]. Depok: Universitas Indonesia; 2012.

Ramirez SS, dkk. Prevalence and Correlates of Hypertension: A Cross-Sectional Study among Rural Populations in Sub-Sahran Africa. Journal of Human Hypertension. 2010;24: 786-795.

Rahayu, H. Faktor Risiko Hipertensi pada Masyarakat RW 01 Srengseng Sawah Kecamatan Jagakarsa Kota Jakarta Selatan. [Skripsi]. Depok: Universitas Indonesia; 2012.

Sukmawati. Faktor- faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Stadium I dan Stadium II pada Lansia di Desa Borimatangkasa Dusun Bontosunggu Kecamatan Bajeng Barat. [Skripsi]. Makassar: UIN Alauddin; 2016.

Sarasaty. Hubungan Karakteristik (Umur, Jenis Kelamin, Tingkat Pendidikan) dan Aktivitas Fisik dengan Tekanan Darah pada Lansia di Kelurahan Makamhaji Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. [Skripsi]. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah; 2011.

Asari, HV. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas PB Selayang II Kecamatan Medan Selayang. [Skripsi]. Medan: Universitas Sumatera Utara; 2017.

Roslina. Analisa Determinan Hipertensi Esensial di Wilayah Kerja 3 Puskesmas Kabupaten Deli Serdang. 2007. [cited 5 Januari 2020]. Available from: http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/6783/1/09E0149.pdf

Muhammadun, AS. Hidup Bersama Hipertensi.Yogyakarta; 2010.

Pramana, LDY. Faktor- faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Demak II. [Skripsi]. Semarang: Universitas Muhammadiyah; 2016.

Siringoringo M, Hiswani J. Faktor - Faktor Yang Berhubungan dengan Hipertensi pada Lansia di Desa Sigaol Simbolon Kabupaten Samosir Tahun 2013. Jurnal Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi. 2013; 2:6.

Delmi S, Elmatris, Rahmi R. Hubungan Obesitas dengan Kejadian Hipertensi pada Masyarakat Etnik Minangkabau di Kota Padang. 2012.[cited 17 November 2019]. Available from: http://mka.fk.unand.ac.id/images/articles/No_2_2012/hal_188_abstrak.pdf.

Sugiharto A. Faktor-faktor Risiko Hipertensi Grade II pada Masyarakat (Studi Kasus di Kabupaten Karanganyar). 2007. [cited 17 November 2019). Available from: http://eprints.undip.ac.id/16523/1/Aris_Sugiharto.pdf .

Andria KM. Hubungan antara Perilaku Olahraga, Stres dan Pola Makan dengan Tingkat Hipertensi pada Lanjut Usia di Posyandu Lansia Kelurahan Gebang Putih Kecamatan Sukokilo Kota Surabaya. Jurnal Promkes. 2013;1:2.

Eva, PH. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Suli Kabupaten Luwu. [Thesis]. Makasar: Universitas Hasanudin; 2018.

Adhitomo I. Hubungan Antara Pendapatan, Pendidikan dan Aktivitas Fisik Pasien dengan Kejadian Hipertensi. [Thesis]. Surakarta: Universitas Sebelas Maret; 2014.

Finsie LW, Budi TR, Jootje ML. Faktor- faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara Periode Desember 2013- Mei 2014. [Skripsi]. Manado: Universitas Sam Ratulangi; 2014.

Khanam, MA. Prevalence and Determinants of Pre Hypertension and Hypertension among The Adults in Rural Bangladesh: Findings from A Community- Based Study. 2015.

Putra MM. Hubungan Keadaan Sosial Ekonomi dan Tingkat Stres dengan Kejadian Hipertensi. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 2019;7:2.

Dubey RK. et al. Effect of Contemporary Lifestyle and Socioeconomic Status on Hypertension in Eastern U.P., India. International Research Journal of Pharmacy. 2014;4:12.

Sustrani L. Hipertensi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama; 2004.

Cahyono S. Gaya Hidup dan Penyakit Modern. Jakarta: Kanisius; 2008.




DOI: https://doi.org/10.33854/heme.v2i2.459

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Health & Medical Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License   Health and Medical Journal This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.