Hubungan D-Dimer dengan Ketahanan Hidup Pasien Covid-19 Derajat Berat - Kritis di RSUD Tugurejo Semarang

Authors

  • Safira Ardiani Muhammadiyah University of Semarang
  • Yanuarita Tursinawati Muhammadiyah University of Semarang
  • Zulfachmi Wahab Muhammadiyah University of Semarang

DOI:

https://doi.org/10.33854/heme.v5i1.1137

Keywords:

COVID-19, Kadar D-Dimer, Ketahanan Hidup

Abstract

Latar Belakang: Coronavirus disease 2019 (COVID-19) adalah sebuah penyakit temuan terbaru dengan jenis virusnya Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Parameter laboratorium untuk pasien COVID-19 salah satunya adalah D-Dimer. Peningkatan D-Dimer yang signifikan menandakan keadaan hiperfibrinolosis dan peningkatan beban inflamasi yang diinduksi oleh infeksi SARS-CoV-2. Pasien dengan derajat berat – kritis memiliki kecenderungan kematian lebih besar dibandingkan derajat lainnya. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kadar D-Dimer dengan ketahanan hidup pasien COVID-19 derajat berat – kritis di RSUD Tugurejo Kota Semarang. Metode: Penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dari penelitian ini adalah semua pasien COVID-19 di RSUD Tugurejo Kota Semarang pada bulan Juni tahun 2021. Sebanyak 55 orang masuk ke dalam kriteria inklusi. Pengolahan data menggunakan uji chi square dengan derajat kemaknaan p<0,05. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan 55 data, sebanyak 48 pasien (87,3%) memiliki kadar D-Dimer meningkat dan ketahanan hidup pasien mayoritas meninggal, yaitu sebanyak 39 pasien (70,9%), serta pasien yang meninggal mayoritas memiliki kadar D-Dimer meningkat sebanyak 67,2% (37/55). Hubungan antara kadar D-Dimer dengan ketahanan hidup pasien COVID-19 menghasilkan p value sebesar 0,008. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar D-Dimer dengan ketahanan hidup pasien COVID-19 derajat berat-kritis di RSUD Tugurejo Kota Semarang.

Author Biographies

Safira Ardiani, Muhammadiyah University of Semarang

Student At Faculty of Medicine

Yanuarita Tursinawati, Muhammadiyah University of Semarang

Lecturer At Faculty of Medicine

Zulfachmi Wahab, Muhammadiyah University of Semarang

Lecturer At Faculty of Medicine

References

. Yuliana Y. Corona virus diseases (Covid-19): Sebuah tinjauan literatur. Wellness Heal Mag. 2020;2(1):187–92.

. Willim HA, Hardigaloeh AT, Supit AI. Koagulopati pada Coronavirus Disease -2019 ( COVID-19 ): Tinjauan pustaka. Intisari Sains Medis. 2020;11(3):749–56.

. Yao Y, Cao J, Wang Q, Shi Q, Liu K, Luo Z, et al. D-dimer as a biomarker for disease severity and mortality in COVID-19 patients: A case control study. J Intensive Care. 2020;8(1):1–11.

. F H. Kadar D-Dimer Sebagai Prediktor Awal Tingkat Ketahanan Hidup Pasien COVID-19[Skripsi]. 2020.

. Fitriani NI. Tinjauan Pustaka COVID-19: virologi, patogenesis dan manifestasi klinis. Med Malahayati. 2020;4(3):194–201.

. Kedokteran J, Kuala S, Sunggoro AJ, Purwanto I, Hasan M. Trombosis pada corona virus disease ( covid-19 ) Parameter hemostasis. 2020;20(3):191–8.

. Aditia A, Adhi MP, Rohman BF, Susianto O. Tatalaksana Komplikasi Tromboemboli Terkonfirmasi Corona Virus Disease-19 pada Pasien Management of Thromboembolic Complications in Confirmed Corona Virus Disease -19 Patients. Anestesiol Indones. 2020;12(3):34–48.

. Rusdiana T, Akbar R. Perkembangan Terkini Terapi Antikoagulan Pada Pasien Covid-19 Bergejala Berat. J Sains Farm Klin. 2020;7(3):248.

. Zhou F, Yu T, Du R, Fan G, Liu Y, Liu Z, et al. Clinical course and risk factors for mortality of adult inpatients with COVID-19 in Wuhan, China: a retrospective cohort study. Lancet [Internet]. 2020;395(10229):1054–62. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/S0140-6736(20)30566-3

. Hartinah NYS. ANALISIS UJI KETAHANAN HIDUP DATA WAKTU TUNGGU SARJANA DENGAN METODE KAPLAN- MEIER BERBANTUAN SOFTWARE MEDCALC. 2016;

. Huang Y, Lyu X, Li D, Wang L, Wang Y, Zou W, et al. A cohort study of 676 patients indicates Ddimer is a critical risk factor for the mortality of COVID-19. PLoS One [Internet]. 2020;15(11 November):1–11. Available from: http://dx.doi.org/10.1371/journal.pone.0242045

. Pabyantara D, Anggi SM, Putri K. Maskulinitas dan Pandemi COVID-19 : Studi Kasus Pakistan. 2020;(2):163–84.

. Zheng Z, Peng F, Xu B, Zhao J, Liu H, Peng J, et al. Risk factors of critical & mortal COVID-19 cases: A systematic literature review and meta-analysis. J Infect [Internet]. 2020;81(2):e16–25. Available from: https://doi.org/10.1016/j.jinf.2020.04.021

. Guo W, Li M, Dong Y, Zhou H, Zhang Z, Tian C, et al. Diabetes is a risk factor for the progression and prognosis of COVID-19. Diabetes Metab Res Rev. 2020;36(7):1–9.

. Anggraini, D., Maani, H., & Rofinda, Z. D. (2018). Coagulation activity and D-dimer in sepsis patients. Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory, 24(2), 151-154.

. Anggraini, D., Hasni, D., & Amelia, R. (2022). Pathogenesis of Sepsis. Scientific Journal, 1(4), 332-339.

. Mandira, T.M., Lestari, T.R. (2022). hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku proteksi 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) pada lansia yang menderita Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Kedaung.. Health and Medical Journal, 4(3), 160-165. https://doi.org/10.33854/heme.v4i3.1073

Downloads

Published

2022-12-20

Issue

Section

Research in Clinical Science