PENGARUH EKSTRAK KULIT BUAH JERUK PONTIANAK (Citrus Nobilis L Var Microcarpa) DALAM PEMBENTUKAN ZONA HAMBAT TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Streptococcus mutans
DOI:
https://doi.org/10.33854/JBDjbd.93Kata Kunci:
Streptoccocus mutans, Zona Hambat, Citrus nobilis L var microcarpaAbstrak
Karies gigi merupakan penyakit gigi dan mulut yang paling sering dijumpai di masyarakat. Faktor yang dapat memicu terjadinya karies gigi salah satunya bakteri Streptococcus mutans. berbagai cara untuk mencegah terjadinya karies salah satunya dengan menggunakan bahan alami yaitu ektsrak kulit buah jeruk Pontianak (Citrus nobilis L var microcarpa). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kulit buah jeruk Pontianak (Citsrus nobilis L var microcarpa) dalam pembentukan zona hambat terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Penelitian yang dilakukan bersifat eksperimental laboratorium dengan rancangan penelitian true eksperimental designs kemudian hasil dianalisa dengan mengunakan uji ANOVA. Ekstrak kulit jeruk Pontianak (Citrus nobilis L var microcarpa) dengan konsentrasi 5%, 15%, 25%, 35% diuji aktivitas antibakterinya terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dengan menggunakan metode disc difussion. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak kulit jeruk Pontianak memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans, dimana rata-rata diameter zona hambat yang paling besar pada kosentrasi 35% (11,3 mm) dengan kategori zona hambat kuat, sedangkan diameter zona hambat yang paling kecil pada kosentrasi 5% (8,4 mm) dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat aktivitas ekstrak kulit buah jeruk Pontianak (Citrus nobilis L var microcarpa) terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans.Referensi
Larasati, R. 2012, Hubungan Kebersihan Mulut dengan Penyakit Sistemik dan Usia Harapan Hidup, Jurnal Skala Hosada, 9(1): 97-104.
Andries, J. R., P. N. Gunawan., A. Supit. 2014, Uji Efek Antibakteri Ekstrak Bunga Cengkeh terhadap Bakteri Streptococcus mutans secara In vitro, Jurnal e-GiGi (eG), 2 (2).
Santoso, O., A. P. Wardani., N. Kusumasari. 2012, Pengaruh Larutan Ekstrak Siwak (Salvadora Persica) terhadap Streptococcus mutans Studi In vitro dan In vivo. Artikel Kedokteran, 46 (3): 163-167.
Alfath, C. R., V. Yuliana., Sunnati. 2013, Antibacterial Effect of Granati Fructus Cortex Extract on Streptococcus mutans In vitro, Jurnal of Dentistry Indonesia, 20 (1): 5-8.
Rifdayani, N., L. Y. Budiarti., A. N. Carabelly, 2014. Perbandingan Efek Bakterisidal Ekstrak Mengkudu (Morinda Citrifolia Liin) 100% dan Povidone Iodine 1% terhadap Streptococcus mutans secara In Vitro. Dentino Jurnal Kedokteran Gigi, 2(1).
Amalia, N., S. Kaidah., Widodo, 2014. Perbandingan Efektivitas Berkumur Larutan Teh Putih (Camellia Sinensis L) Seduh Konsentrasi 100% dengan 50% dalam Meningkatkan pH Saliva. Dentino Jurnal Kedokteran Gigi, 2(1).
Purnamasari, D. A., E. Munadziroh., R. M. Yogiartono. 2010, Konsentrasi Ekstrak Biji Kakao Sebagai Material Alam dalam Menghambat Pertumbuhan Streptococcus mutans, Jurnal PDGI, 59 (1): 14-18.
Taurina, W. dan Rafikasari.2014, Uji Efektivitas Sediaan Gel Minyak Atsiri Kulit Bahan Buah jeruk Pontianak (Citrus Nobilis L var Microcarpa) terhadap Escherichia Coli dan Staphylococcus Aureus, Traditional Medicine Journal, 19(2).
Toy, T, Lampus, B. dan Hutagalung, B. 2015, Uji Daya Hambat Ekstrak Rumput Laut Gracilaria sp terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus, jurnal e Gigi, 3(1): 156.
Retnowati, Y. Nurhayati, B. Nona, W, P., 2011, Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Pada Media Yang Diekspos Dengan Infus Daun Sambiloto (Andrographis Paniculata), Saintek, 6(2).
Wahyuni, Y. 2013, Studi Aktivitas Antioksidan pada Sari Jeruk Siam (Citrus Nobilis L var Microcarpa), Skripsi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan keguruan Institut Agama Islam Negeri Walisongo, Semarang.Kurnia, D., I. 2010, Ekstraksi Flavanoid dari Kulit Jeruk Siam (Citrus nobilis L var microcarpa) sebagai Bahan Desinfektan, Tesis, Magister Sistem Teknik Univesitas Gajah Mada.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


