PERBEDAAN ANTARA OBAT KUMUR α-MANGOSTIN 0,5% DAN KLORHEKSIDIN 0,2% TERHADAP pH SALIVA PADA PENDERITA GINGIVITIS
DOI:
https://doi.org/10.33854/JBDjbd.61Kata Kunci:
α-mangostin 0, 5%, Klorheksidin 0, 2%, pH Saliva, GingivitisAbstrak
Gingivitis disebabkan oleh akumulasi plak yang juga dapat mengakibatkan pH saliva menjadi relatif asam.Salah satu cara untuk meningkatkan pH saliva adalah berkumur dengan obat kumur. Obat kumur alami yang dapat digunakan salah satunya adalah α-mangostin 0,5%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara efek obat kumur α-mangostin 0,5% dan klorhexidin 0,2% terhadap pH saliva pada penderita gingivitis, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental semu. Rancangan penelitian adalah pretest-posttest study, populasi adalah penderita gingivitis di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah dalam 2 kelompok dengan masing-masng kelompok terdiri dari 16 sampel. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Wilcoxon. Hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah berkumur dengan obat kumur α-mangostin 0,5% dan klorheksidin 0,2% dengan value=0,001<0,05.Referensi
Anwar DA, Supartinah AL, Handajani J. 2007. Efek Kumur Ekstrak Teh Hijau (Camellia sinensis) terhadap Derajat Keasaman dan Volume Saliva penderita Gingivitis. Indonesian Journal of Dentistry. Vol 14. No 1. Hal 22-26
Nirmaladewi A, Handajani J, Tandelilin RTC. 2011. Status Saliva dan Gingivitis pada Penderita Gingivitis setelah Kumur Epigalocatechingallate (EGCG) dari Ekstrak Teh Hijau (Camellia sinensis). Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada. Jurnal Obat Tradisional. Vol 12 (Issue 40). Hal 1-7
Kusumasari N. 2012. Pengaruh Larutan Kumur Ekstrak Siwak (Salvadora persica) terhadap pH Saliva. Skripsi. Hal 8-17
Sumerti NN, Swastini IGAAP, Gejir IN. 2014. Efektivitas Berkumur Air Rebusan Kulit Buah Manggis Untuk Penyembuhan Gingivitis pada Pasien Pasca Scaling. Fakultas kesehatan Gigi Politeknik Kesehatan Denpasar. Jurnal Skala Husada. Vol 11. No.1. Hal 41-45
Nahak MM, Astuti Sagung APD, Arini NW. 2014. Efektivitas Kumur-Kumur Air Rebusan Kulit Buah Manggis Pasca Oral Fisioterapi Untuk Penyembuhan Gingivitis. Fakultas kesehatan Gigi Politeknik Kesehatan Denpasar. Jurnal Skala Husada. Vol 11. No.1. Hal 6-10
Daliemunthe, SH. 2008. Periodonsia. edisi revisi. Medan. Departemen Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara. Hal 9-10, 50-51, 99-100, 105-107, 155-158
Rassameemasmaunget all.2007. Topical Applicaion of Garcinia Mangostana L. Pericarp gel as anadjunct to periodontal treatment. J complement ther med. 16 (5):262-267
Fasya AF. Pengaruh Obat Kumur Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia mangostana L) Terhadap Jumlah Leukosit Cairan Sulkus Gingiva Pada Pasien Gingivitis. Skripsi. Hal2
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


