PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENYULUHAN DENGAN VIDEO DAN ANIMASI TENTANG MAKANAN KARIOGENIK TERHADAP PENGETAHUAN SISWA KELAS IV DI SDN 027SUNGAI SAPIH KEC. KURANJI, PADANG
DOI:
https://doi.org/10.33854/JBDjbd.103Kata Kunci:
Video, Animasi, Makanan Kariogenik, Karies GigiAbstrak
Karies gigi paling sering terjadi pada anak-anak.Media penyuluhan kesehatan gigi dan mulut dengan media animasi lebih efektif dibandingkan dengan media video dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandinganefektivitas penyuluhan dengan video dan animasi, jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional, populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV di SDN 027 Sungai Sapih Kec. Kuranji, Padang dengan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling sebanyak 48 orang, penelitian ini dilakukan pada bulan Mei di SDN 027 Sungai Sapih Kec. Kuranji Padang,analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji independent sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbandingan efektivitas penyuluhan dengan video animasi dan non animasi tentang makanan kariogenik terhadap pengetahuan siswa kelas IV di SDN 027 Sungai Sapih Kec. Kuranji, Padang dengan rata-rata pengetahuan siswa tertinggi berada pada kelompok menonton dengan animasi yaitu 13.79, dibandingkan menonton dengan video yaitu 3.58.Referensi
Mumpuni, Y dan Pratiwi, E. 2013.45 Masalah & Solusi Penyakit Gigi & Mulut. Yogyakarta: Rapha Publishing
Oktrianda, B. 2011. “Hubungan Waktu, Teknik Menggosok Gigi dan Jenis Makanan yang dikonsumsi dengan Kejadian Karies Gigi pada Murid SDN 66 Payakumbuh di Wilayah KerjaPuskesmas Lampasi Payakumbuh Tahun 2011”. Skripi.Padang: Universitas Andalas
Tarigan, EE. 2015. “Pengaruh Penyuluhan tentang Makanan Kariogenik dengan Metode Ceramah dan Diskusi terhadap Pengetahuan Anak-anak Penderita Karies Gigi di SD Negeri 068004 Perumnas Simalingkar Medan Tahun 2015”. Skripsi.Medan: Univeritas Sumatra Utara
Ramadhan.2010. Serba Serbi Kesehatan Gigi dan Mulut. Jakarta: Bukune
Kantohe, ZR., Wowor, VNS., Gunawan, PN. 2016. “Perbandingan Efektivitas Pendidikan Kesehatan Gigi Menggunakan Media Video dan Flip Chart terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Anak”. Jurnal e-GiGi (eG) Vol. 4 No. 2
Andriany, P., Novita, CV., Aqmaliya, S. 2016. “Perbandingan Efektifitas Media Penyuluhan Poster dan Kartun Animasi terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut”. [JDS] Journal Of Syiah Kuala Dentistry Society Vol. 1 No. 1
Notoatmodjo, S. 2002. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Lingga, NL. 2015. “Pengaruh Pemberian Media Animasi terhadap Perubahan Pengetahuan dan Sikap Gizi Seimbang pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Negeri Tanjung Duren Utara 01 Pagi Jakarta Barat”. Skripsi.Jakarta: Universitas Esa Unggul 9. Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Tandilangi, M., Mintjelungan, C., Wowor, VNS. 2016. “Efektivitas Dental Health Education dengan Media Animasi Kartun terhadap Perubahan Perilaku Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa SD Advent 02 Sario Manado”. Jurnal e-GiGi (eG), Volume 4 Nomor 2
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


