DESKRIPSI pH SALIVA PADA PASIEN HIPERTENSI YANG MENGONSUMSI OBAT ACE-INHIBITOR DI RSI SITI RAHMAH PADANG
DOI:
https://doi.org/10.33854/JBDjbd.100Kata Kunci:
pH Saliva, Jenis Kelamin, Usia, ACE-Inhibitor, Klasifikasi HipertensiAbstrak
Hipertensi merupakan silent killer dimana gejala dapat bervariasi pada masing-masing individu dan hampir sama dengan gejala penyakit lainnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pH saliva pada pasien hipertensi yang mengkonsumsi obat ACE-inhibitor di RSI Siti Rahmah Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien hipertensi di poli penyakit dalam RSI Siti Rahmah Padang dari bulan Agustus 2016 - Juli 2017 berjumlah 177 orang dengan sampel 25 orang. Data disajikan dalam bentuk tabel dianalisa secara deskriptif untuk menunjukkan hasil pengamatan. Analisa secara univariat ditampilkan dengan tabel distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian pada laki-laki pH saliva paling banyak asam dan normal yaitu 3 orang (42,9%) sedangkan pada perempuan pH saliva paling banyak asam yaitu 9 orang (50%), pada umur dewasa menengah pH saliva paling banyak normal yaitu 10 orang (50%) sedangkan pada umur dewasa tua pH saliva paling banyak asam yaitu 4 orang (80%), pada penggunaan kaptopril pH saliva paling banyak asam yaitu 12 orang (70,6%), pada penggunaan banazepril pH saliva paling banyak normal yaitu 3 orang (75%), pada penggunaan lisinopril paling banyak pH saliva basa yaitu 1 orang (100%) sedangkan pada penggunaan perindopril paling banyak pH saliva normal yaitu 2 orang (66,7%) dan pada klasifikasi hipertensi prehipertensi pH saliva paling banyak normal yaitu 2 orang (50%), pada klasifikasi hipertensi stadium 1 pH saliva paling banyak asam yaitu 6 orang (54,5%) sedangkan pada klasifikasi hipertensi stadium 2 pH saliva paling banyak asam yaitu 5 orang (50%).Referensi
Nuraini, B, 2015, ‘Risk Factors Of Hypertension’, J Majority, Vol. 4, No. 5, pp. 11-14.
Riset Kesehatan dasar [RISKESDAS] 2013, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan, Republik Indonesia, Jakarta.
Raudah, Apriasari, ML, Kaidah, S, 2014, ‘Gambaran Klinis Xerostomia Pada Wanita Menopause di Kelurahan Sungai Paring Kecamatan Martapura’, Dentino Jurnal Kedokteran Gigi, Vol. 2, No. 2, p 186.
Gunawan,SG, Nefrialdi, RS & Elysabeth, 2011, Farmakologi dan Terapi, Departemen Farmakolgi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Kumar P, Mastan K, Chowdhary R, Shanmugam K, 2015 Oral manifestation inhypertensive patients: A clinical study, Journal of Oral and Maxillofacial Pathology, Vol. 16, No. 1. P 215- 221.
Tambuwun, PGJ, Suling, PL & Mintjelungan, CN, 2015, ‘Gambaran Keluhan Di Rongga Mulut Pada Pengguna Obat Antihipertensi Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Tingkat III Robert Wolter Mongisidi Manado’, Jurnal E-Gigi (Eg), Vol. 3, No. 2, p 242.
Handajani, J, Puspita, RM & Amelia, R, 2010, ‘Pemakaian Kontrasepsi Pill Dan Suntik Menaikkan Ph Dan Volume Saliva’, Dentika Dental Journal, Vol. 15, No. 1, p 1.
Zuliasih, AS & Restadiamawati, 2015, ‘Pengaruh Pengguna Kaptopril Pada Penderita Hipertensi Terhadap Laju Aliran Saliva Dan Pembesaran Gingiva’, media Medika Muda, Vol. 4, No. 4, p 346.
Riskayanty, Fitriani N & Samad R, 2014, ‘Profil Kandungan Unsur Anorganik dan Organik Saliva pada keadaan Usia Lanjut’ Dentofasial, Vol. 13, No. 1, p 25.
Almeida, PV, Gregio, AM, Machado MAN, Lima, AAS & Azevedo LR, 2008, ‘Saliva Composition and Function’, J Contemp Dent Pract, Vol.9, No.3.
Herponi, A, 2012, ‘Perbedaan pH Saliva Antara Pasien Hipertensi Dan Normotensi Di RSUD Simo Boyolali’, Skripsi, Fakultas Kedokteran Universitas Muhamadiyah Surakarta.
Hold, MK dkk 2012, ‘Saliva as an Analytical Tool in Toxicology’. International Journal of Drug Testing, Vol.1 No.1.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2019 Lovea Nabilla, Abu Bakar, Utmi Arma

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.


