PENGARUH BUDAYA MAKAN SIRIH TERHADAP PENYAKIT PERIODONTAL PADA MASYARAKAT DI DESA TANJUNG MEDAN KECAMATAN BILAH BARAT LABUHAN BATU
DOI:
https://doi.org/10.33854/JBDjbd.88Keywords:
Budaya Makan Sirih, Penyakit PeriodontalAbstract
Makan sirih adalah bagian yang melengkapi struktur kebudayaan dan biasanya erat dengan kebiasaan yang terdapat pada masyarakat di daerah tertentu, International Agency for Research on Cancer (IARC) menyebutkan bahwa menyirih berdampak pada kesehatan dan berpotensi menyebabkan kanker. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui “pengaruh budaya makan sirih terhadap penyakit periodontal pada masyarakat di desa Tanjung Medan Kecamatan Bilah Barat Labuhan Batu. Desain penelitian ini adalah survei dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah masyarakat yang berada di desa Tanjung Medan Kecamatan Bilah Barat Labuhan Batu dengan populasi 880 jiwa dengan 46 sampel metode total sampling, waktu penelitian pada tanggal 24 Desember 2015 dan instrumen penelitian dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran penyakit periodontal. Analisis secara univariat ditampilkan dengan tabel distribusi frekuensi dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square dengan kepercayaan 95% α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan frekuensi menyirih per hari terhadap penyakit periodontitis, p=0,027, terdapat hubungan waktu menyirih per hari terhadap penyakit periodontitis, p=0,017, terdapat hubungan yang bermakna kompsisi menyirih terhadap penyakit periodontitis, p=0,001 dan disimpulkan bahwa adanya pengaruh frekuensi, waktu dan komposisi makan sirih terhadap penyakit periodontal.References
Iptika, A. 2013. Keterkaitan Kebiasaan dan Kepercayaan Mengunyah Sirih Pinang dengan Kesehatan Gigi. Jurnal Departemen Antropologi. Hal: 65, 66, 67.
Samura, J.A.P. 2009. Pengaruh Budaya Makan Sirih Terhadap Status Kesehatan Jaringan Periodontal pada Masyarakat Suku Karo di Desa Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang. Tesis, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatra Utara, Medan. Hal: 24, 25, 26.
Parmar. G, Sangwan. P, Vashi. P, Kulkarni, K. S, (2008). Effect of chewing a mixture of areca nut and tobacco on periodontal tissues and oral hygiene status”. Journal of Oral Science. Hal: 57, 58, 59, 60, 61, 62.
Ridzuan, N.B. 2009. Kangker Rongga Mulut Disebabkan oleh Kebiasaan Menyirih. Skripsi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Sumatra Utara, Medan. Hal: 12, 13, 14, 15, 16.
Handayani dkk. 2013. Efektivitas Ekstrak Daun Sirih (Piper batle L.) Sebagai Bioinsektisida Terhadap Kematian Nyamuk Aedes aegypti. Journal. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin. Makasar. Hal: 2.
Chamima, A.R. 2012. Inhibisi Ekstrak Biji Pinang (Areca catechu L) Terhadap Pelepasan Ion Fosfor Pada Proses Demineralisasi Gigi Yang Distimulasi Streptococcus mutans. Skripsi. Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Jember. Jember. Hal: 4, 5.
Rahmawati, N. 2011. Optimasi Metode Isolasi Katekin Dari Gambir Untuk Sediaan Farmasi dan Senyawa Marker. Journal. Hal: 1, 2
Darwanto, D.H dan Hasan, F. 2013. Prospek Dan Tantangan Usahatani Tembakau Madura. Journal. Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo. Hal: 63
Bakar, Abu. 2012. Kedokteran Gigi Klinis. Yogyakarta: Penerbit Quantum Sinergis Medis. Hal: 133.
Kartiyani, I dan Santoso, O. 2010. The Influence of Sulphuric Acid Exposure on The Incidence of Gingivitis Sulphuric Miners Study at Gunung Welirang, Pasuruan, East Java. Jurnal PDGI. Hal: 24, 25, 26, 27, 28.
Riani. 2012. Evaluasi Radiografistinggi dan Densitas Tulang Alveolar pada Terapi Periodontitis dengan Allograft (DFDBA) Dibandingkan Xenograft. Tesis, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia, Jakarta. Hal: 6
Lestari, A.B. 2013. Status Penyakit Periodontal Masyarakat Kabupaten Tana Toraja Ditinjau dari Pengetahuan, Sikap dan Perilaku. Skripsi. Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Hasanuddin, Makasar.
Dondy. 2011. Nutrisi Pada Jaringan Periodontal. Skripsi. Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga. Surabaya. Hal: 3, 4
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


