EFEKTIVITAS PENYIKATAN GIGI SECARA MANUAL DAN ELEKTRIK PADA GINGIVITIS RINGAN WANITA HAMIL TRIMESTER I
DOI:
https://doi.org/10.33854/JBDjbd.46Keywords:
Gingivitis, Plak Indeks, Gingival IndeksAbstract
Wanita hamil umumnya mengutamakan kesehatan kehamilannya tetapi kurang memperhatikan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulutnya. Wanita hamil biasanya mengalami perubahan perilaku terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulutnya. Untuk mencegah terjadinya gingivitis pada masa kehamilan dapat dilakukan kontrol plak secara efektif. Salah satu untuk mengurangi pertumbuhan plak yang dilakukan secara mekanis adalah dengan menggunakan sikat gigi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyikatan gigi secara manual dan elektrik pada gingivitis ringan wanita hamil trimester I. Sampel pada penelitian ini adalah pasien wanita hamil trimester I berjumlah 20 orang terdiri dari dua kelompok, kelompok A dan kelompok B masing-masing 10 orang. Kelompok A dilakukan metode penyikatan secara manual dan kelompok B dengan sikat gigi elektrik. Dilakukan pengukuran Plak Indek (PI) dan Gingival Indek (GI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran Plak Indek (PI) dan Gingival Indek (GI) baik dengan menggunakan sikat gigi manual maupun sikat gigi elektrik dengan uji t tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p > 0.05). Kesimpulan dari penelitian ini dengan sikat gigi manual akan sama efektifnya dengan sikat gigi elektrik dalam pembersihan plak jika digunakan secara benarReferences
Goldman, H.M., Cohen, D.W., 2010., Periodontal Therapy, 9 nd ed., The C.V.Mosby Co., St Louis, Toronto, London
Manson, J.D., Eley, B.M., 1993., Outline of Periodontology, 2 nd ed (terj), Hipokrates, Jakarta, 44-6 ; 162
Oetojo, I., 2005., Prevalensi dan Keparahan Penyakit Periodontal pada Wanita Hamil Masa Nifas dan Hamil., Majalah PDGI, 3 (45); 50-6
Guyton., Halll., 2012., Buku Ajar Fisiologi Kedokteran., EGC, Jakarta, 1284
Carranza, F.A., Newman, M.G., 1996., Clinical Periodontology, 8 nd ed., W.B. Saunders Co., Philadelphia, 239-41
Carranza, F.A., 2012., Glickman’s Clinical Periodontology, 11nd ed., W.B.Saunders Co, Philadelphia, 172-5
Sutardjo, A., 2001., Persiapan Persalinan dan Kehamilan yang Aman dan Sehat., J.Kedokteran Gigi, Yogyakarta
Apiou, J., Gueguen, M.M., Doleux, S., Bonnauerre-Mallet, M., 2004, Evaluation of a New Toothbrush Concept with Regard to Bacterial Elimination, J. Clin Periodontol., 21 : 347-50
Adyatmaka, A., 2008. Buku Pegangan Materi Kesehatan Gigi Mulut Untuk Kegiatan KIA di Posyandu (UKGMD).Departemen Kesehatan RI, 8
Sriyono, N.W., Pryono, B.P., Sri Widiati., 2008., Perbedaan Efektifitas Sikat Gigi Konvensional dengan Sikat Gigi Listrik dalam Pembersihan Plak, Laporan Penelitian., FKG., UGM
Natamiharja, L., Nimbangsa, G., 1999., Pemilikan dan Pemakaian sikat Gigi masyarakat Kelurahan Beringin Kecamatan Medan Baru, Majalah Kedokteran Gigi USU., Medan., 14; 1-2
Van der Weijden, G.A., Timmerman, M.F., 1993., A Comparative Study of Electric Toothbrush for the Effectiveness of Plaque Removal in relation to Toothbrush Duration, Timerstudy, J.Clin Priodontol., 20; 476-81
Allen, DL., Mc.Fail, W.T., Hunter, G.C., 2009. Periodontics for The Dental Hygienist, 3 nd ed., Lea and Ferbiger Co., Philadelphia, 170-1, 175-6
Dahlan SM, 2011., Statistik Untuk Kedokteran Kesehatan., Salemba Medika, Jakarta, 11-12.
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


