AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK BUAH PINANG MUDA (Areca Catechu L) TERHADAP JAMUR Candida albicans PADA PASIEN KANDIDIASIS RONGGA
DOI:
https://doi.org/10.33854/JBDjbd.66Keywords:
Ekstrak Buah Pinang Muda (Areca catechu L), Candida albicans, Kandidiasis Rongga MulutAbstract
Infeksi rongga mulut lebih dari 20% - 75% terjadi karena infeksi jamur di rongga mulut yang disebabkan oleh Candida albicans. Candida albicans merupakan salah satu flora normal di dalam rongga mulut dan bersifat opertunistik, infeksi dari jamur ini sering disebut sebagai Kandidiasis rongga mulut. Ekstrak buah pinang muda (Areca catechu L) memiliki aktivitas antijamur, karena memiliki kandungan alkaloid, flavanoid,dan tannin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Aktivitas Ekstrak Buah pinang muda (Areca catechu L) terhadap jamur Candida albicans pada pasien kandidiasis rongga mulut. Penelitian eksperimental laboratorium dengan post test only control group design. Sampel adalah candida albicans yang diswab dari pasien kandidiasis rongga mulut. Penelitian ini menggunakan metode difusi cakram yang dilakukan pada dua kelompok kontrol negatif (DMSO) dan kontrol positif (Ketokonazol), dan 5 kelompok perlakuan ekstrak buah pinang muda dengan konsentrasi 5%, 15%, 30%, 45% dan 60%. Pertumbuhan Candida albicans diukur dari zona hambat yang terbentuk, dan dianalisis secara statistik menggunakan one way anova dan post hoc LSD.Hasil penelitian uji statistik menggunakan uji Anova didapat nilai f hitung> f tabel yaitu 45,317>2,51 dan p=0,000<0,05, ekstrak buah pinang muda (Areca catechu L)efektif menghambat Candida albicans pada konsentrasi 5%, 15%, 30%, 45% dan 60%.References
Marsh, P.D, Martin, M. V. 2009. Oral Microbiology 5th edition. China: Churcill Livingstone Elsevier.
Saranath D, Chang SE, Bheite LT, Panchall RG. 1991. High frequency mutation in condons 12 and 61 of H-ras oncogene in chewing tobacco related human oral carcinoma in India. 63:573.
Suryaningsih, A., Siti chumaeroh dan B. Benyamin. 2015. Uji Efektivitas Ekstrak Anggur Merah (Vitis vinivera) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans secara InVitro.
Naglik J, Albbrecht A Bader O and Hube B. 2004. Candida albicans proteinses and host/pathogen interactions. Journal. Cell Microbiol. 6(10):915-26
Dalimartha, S. 2006. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Jilid 5. Pustaka Bunda. Jakarta.160 hlm.
Cairns, D.2008. Intisari Kimia Farmasi. 2nd ed. EGC. Jakarta.
Assagaf, A., M. Wowor dan A. Supit. 2012. Uji Efek Antibakteri Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera) dalam Menghambat Pertumbuhan Koloni Streptococcus mutans secara In Vitro. Dentire Journal 1(1).hal. 1
Davis, W.W. dan Stout T.R. 1971. Disc Plate Method Of Microbiological Antibiotic Assay. American Society for Microbiology 22(4).
Simatupang, M. M. 2009. Candid albicans. Penelitian dosen Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Sasmitha, I. M. A, Y. Ramona dan P.S Yustiantara. 2015. Potensi Lactobacillus sp. Yang diisolasi dari susu kuda sumbawa dalam mengontrol Candida albicans penyebab kandidiasis. Jurnal Farmasi.
Arnela, N. 2012. Pengaruh Ekstrak Biji Pinang (Areca catechu L) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans. Skripsi. Fakultas Kedokteran Gigi Unsyiah. Banda Aceh.
Reena R Nelson Anthikat a, A michael a, V.A. 2014. Antifungal Activity of Areca catechu L. International Journal Of Pharmaceutical and Clinical Science. 4 (1):1-3
Elifah, 2010. Uji Antibakteri Fraksi Aktif Ekstrak Metanol Daun Senggani (Melastoma candidum, D.Don) Terhadap Escherichia coli dan Bacillussubtilis Serta Profil Kromatografi Lapis Tipisnya. Skripsi. FMIPA UNS, Surakarta.
Maleki, dkk., 2008. Antibacterial Activity Of The Fluid Of The Iranian torillis leptophyta Againts Some Clinical Pathogen. Pakistan Journal of Biological Science, 11,(9), 1286-1289.
Kusumaningtyas,E. 2007. Mekanisme Infeksi Candida albicans Pada Permukaan Sel.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


