PENGARUH PENAMBAHAN SILANE PADA GLASS FIBER NON DENTAL TERHADAP PERSENTASE DAN VOLUME PENYERAPAN AIR FIBER REINFORCEDCOMPOSITE

Friliyan Ladiora, Widya Puspita Sari, Okmes Fadriyanti

Abstract


Penyerapan air merupakan salah satu sifat resin komposit yang berpengaruh terhadap kekuatan, daya tahan abrasi, volume dan stabilitas warna. Silane berfungsi untuk membentuk ikatan tahan lama antara bahan organik dan anorganik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan silane pada glass fiber non dental terhadap penyerapan air fiber reinforced composite, jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium, dengan sampel penelitian adalah glass fiber non dental dengan silane dan glass fiber nondental tanpa silane serta E-glass fiber dental dengan menggunakan uji Kruskall-Walls.Hasil penelitian menunjukkan rerata penyerapan air dengan nilai rerata terendah pada kelompok fiber non dental dengan silane dan tertinggi pada kelompok fiber non dental tanpa silane,uji Kruskall-Walls didapat nilai p=0,077>0,05, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penambahan silane terhadap penyerapan air fiber reinforced composites dan hasil analisis Mann-Whitney pada data penyerapan air menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok hanya terjadi pada fiber non dental dengan silane dan tanpa silane (p0,05)

Keywords


Silane Coupling Agent; Glass Fiber Non Dental; Fiber Reinforced Composites

Full Text:

PDF

References


Lukkasen D., Meidell A., 2007,Anvanced Materials and Structures and TheirFabrication Process. Narvik University Colleg, HIN.

Sinulingga A. 2011. Microleakage pada restorasi resin komposit. http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/24993

Senjaya,T.2012. Resin komposit.https://taufiksenjaya.wordpress.com/2012/06/13/resin-komposit/

Dhamayanti, I. 2013. NugraheniRestorasi Fiber Reinforced Composite padagigi premolar pertama kanan mandibula pasca perawatan saluran akar. MajKed Gi. Juni 2013; 20(1): 65-70.

Destashia C.M. 2014. Pengaruh penambahan polyethylene fiber terhadap konsentrasi sisa monomer pada reinforced composite jenis polyethylene fiber. Electronic Theses & Dissertations Universitas Gajah Mada.

Lestari, S. 2015. Efek lama penyinaran terhadap kebocoran tepi tumpatan resin komposit flowable. http://jurnal.unej.ac.id/index.php/STOMA/article/viewFile/ 2119/1732

Fahrini, N. 2016. Pengaruh Penambahan Eglass Fiber Terhadap Kekutan Kompresi Resin Komposit Nanofil. http://eprints.ums.ac.id/45369/1/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf

Septommy, Wdan Rini. 2014. Pengaruh posisi dan fraksi volumetrik Fiberpolyethylene terhadap kekuatan fleksural fiber reinforced composite.Dent. J. (Maj. Ked. Gigi), Volume 47, Number 1: 52–56.

Khan AS, Azam MT, Khan M, Mian SA, Rehman IU. 2015. An update on glass fiber dentalrestorative composite: a systematic review. MSE.47: 26-39.

Widyapramana, Widjijono dan Sunarintyas S. 2013. Pengaruh kombinasi posisi fiber terhadap kekuatan fleksural dan ketangguhan retak Fiber Reinforced Composite Polyethylene. IDJ, Vol. 2 No. 2

Salehi P, Najafi HZ, Roeinpelkar SM. 2016. Comparison of survival time betweentwo types of orthodontic fixed retainer: aprospective randomized clinical trial. www.progressinorthodontics.com.

Sudirman, A dan Ahmad Z R. 2011. Modifikasi butt fusion plate polyethylene dengan penambahan sistem pneumatik untuk mengurangi efek keregangan pada pengepresan. http://digilib.its.ac.id/public/ITSNonDegree-14933- presentationpdf.pdf

Karaman A, Kir N, Belli S. 2002. Four application of reinforced polyethylene fiber material inorthodontic practice. AJODO. 121: 650-54.

Agrawal, M. 2014. Aplications of ultra molecular weight polyethylene fibres indentistry. Journal of Advanced Medical and Dental Sciences Research|Vol.2||Issue 2|

Sari WP, Sumantri D, Imam DNA, Sunarintyas S. 2014. Pemeriksaan komposisi glass fiberkomersial dengan teknik x-ray fluorescence spectrometer (XRF). Jurnal B-Dent. 2014;1(2): 155-59.

Le Bell-Rönnlöf AM., 2007.Fibre-reinforced composites as root canal posts.Thesis. Finland:University of Turku

Aditama, P, Siti S, dan Widjijono. 2015. Pengaruh Jenis dan Volumetrik Fiber terhadap Kekuatan Transversal Reparasi Plat Resin Akrilik. https://jurnal.ugm.ac.id/mkgi/article/view/9021

Imam D.N.A, S. Sunarintyas dan Nuryono. 2015. Pengaruh komposisi Glass Fiber non dental dan penambahan silane terhadap kekuatan geser fiber reinforced composite sebagai retainer ortodonsi. Maj Ked Gi Ind. Juni 2015; 1(1): 53 –58.

Zhang, M, Matinlinna, JP. 2012. E-glass fiber reinforced composites in dentalapplication. Springer. 2012; 4:73-78

Todd, J.C., Wanner, M., 2013. Scientific Documentation Tetric Evoceram Bulk Fill, Liechtenstein : Ivoclar Vivadent AG R&D.

Gelest Inc. Silane coupling agents: connecting across boundaries. www.gelest.com/goods/pdf/couplingagents.pdf., diunduh pada 14/06/2016.

Dow, C. 2009. Fiberglass and Composite. http://www.xiameter.com.Farahanny, W.2010. Fiber reinforced composit resin(FRC) sebagai pasakdan inti.repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/1173/1/10E00017.pdf

Wang, R., Zheng, S., dan Zheng, G. 2011. Polymer Matrix Composites and Technology. Elsevier: St.Louis, Missouri. 33-44

Balaguru, V., Ganesh, T.N Jappes, J.T.W., dan Siva I., 2009, Effect of Water Absorption on The Mechanicial Properties of Fiber Reinforced Polyester Composite. IJAEA. 2(2) : 5-9.




DOI: https://doi.org/10.33854/JBDjbd.64

DOI (PDF): https://doi.org/10.33854/jbd.v3i2.64.g46

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 B-Dent, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah