ULKUS TRAUMATIKUS DISEBABKAN TRAUMA MEKANIK DARI SAYAP GIGI TIRUAN LENGKAP (LAPORAN KASUS)

Khairiati Khairiati, Wenny Martalinda, Abu Bakar

Abstract


Ulkus traumatikus merupakan salah satu lesi di rongga mulut yang sering terjadi pada masyarakat. Ulkus traumatikus adalah jenis ulser yang disebabkan oleh faktor lokal. Gambaran klinis ulkus traumatikus bervariasi, sesuai dengan intensitas dan ukuran dari trauma yang menjadi penyebabnya. Biasanya berupa ulser tunggal yang berbentuk oval dan cekung, bagian tengah ulkus biasanya kuning-kelabu atau berwarna putih/abu-abu dengan pinggir eritematous. Etiologi ulkus berbagai macam salah satunya adalah trauma mekanik yang disebabkan tekanan dari sayap gigi tiruan lengkap yang tidak pas atau kepanjangan. Ulkus sangat sakit dan nyeri jika disentuh. Penatalaksanaan kasus adalah penyingkiran faktor penyebab, yaitu pengurangan sayap gigi tiruan lengkap yang terlalu panjang. Selain itu pemberian medikasi seperti Kenalog dan vitamin C berguna untuk anti inflamasi, menghilangkan rasa sakit serta mempercepat penyembuhan luka.


Keywords


Sayap Gigi Tiruan Lengkap; Trauma Mekanik; Ulkus Traumatikus

Full Text:

PDF

References


Regezi JA, Sciubba JJ, Jordan RCK. 2008. Oral Pathology: Clinical Pathologic Correlations. 5th Ed. Elsevier. Hal: 22-3.

Apriasari, ML. The Management of Chronic Traumatic Ulser in Oral Cavity. Dental Journal. 2012. Vol. 45, No. 2, Hal: 68-71.

Bakar, A. Kedokteran Gigi Klinis. Edisi 2. Quantum. Hal: 21.

Coulthard P., Keith H., Philip S., Elizabeth T. 2013. Oral and Maxillofacial Surgery, Radiology, Pathology and Oral Medicine. 3th Ed. Elsevier. Hal: 240.

Scully, C., R.A. Cawson. 2012. Atlas Bantu Kedokteran Gigi : Penyakit Mulut. Hipokrates. Jakarta. Hal: 23-6.

Birnbaum, W., Stephen MD. 2010. Oral Diagnosis: The Clinician’s Guide. Editor: Lilian Juwono. Diagnosis Kelainan dalam Mulut, Petunjuk bagi Klinisi. EGC. Jakarta. Hal: 245-6.

Usri, K., dkk. 2013. Diagnosis dan Terapi. Edisi ke-2. LSKI. Hal: 66-7.

Langlais, R.P,. Craig, S.M. 2000. Color Atlas of Common Disease. Editor: Lilian Juwono. Atlas Berwarna Kelainan Rongga Mulut yang Lazim. Hipokrates. Jakarta. Hal. 94-5.

Kivovics, P., et al. Frequency and Location of Traumatic Ulcerations Following Placement of Complete Denture. Int J Prosthodont. 2007. Vol: 20. No: 4 Hal:397.

Cawson, R.A., E.W. Odell. 2007. Oral Pathology and Oral Medicine. Churchill livingstone. 7th Ed. Hal: 192.

Anura, A. Traumatic Oral Mucosal Lesions: A Mini Review and Clinical Update. OHDM. 2014. Vol.13, No.2, Hal: 255.

Kasim, F,. dkk. 2010. ISO Indonesia. Vol. 45-2010 s/d 2011. ISFI Penerbitan. Hal: 378.

Almatsier, S. 2002. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Hal: 187-8.

Sroda, S. 2006. Nutrition for a Healthy Mouth. Lippincott Williams & Wilkins. Hal: 66.

Stewart, C. An Overview of the Aetiology, Clinical Features and Treatment of Apthous and Traumatic Ulcers. DHAA. 2011. Hal: 15.

Neville, BW., et al. 2012. Oral and Maxillofacial Pathology. 3th Ed. Elsevier. Hal: 287-8.

Heerden, V., Boy Sc. Diagnosis and Management of Common Non-Viral Oral Ulcerations. CPD Aticle. 2007. Vol: 49. No: 8. Hal: 20.




DOI: https://doi.org/10.33854/JBDjbd.6

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2014 B-Dent, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah



Creative Commons License
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah distributed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.