COVID-19

Efriza Efriza

Abstract


Coronavirus Disease adalah penyakit yang disebabkan oleh virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Middle East Respiratory (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) merupakan beberapa tipe dari coronavirus yang menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan manusia sehingga menimbulkan batuk, pilek dan gejala serius lainnya. Kejadian covid-19 di Indonesia hingga 17 November 2021, tercatat sudah lebih dari 4,25 juta kasus dengan angka kematian sebanyak 144 ribu. Fakttor resiko utamanya adalah adanya riwayat kontak, usia, jenis kelamin, komorbid, dan keadaan imunosupresif. Diagnosis meliputi anamesis terhadap pasien, keluarga, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium. Anamnesis dilakukan untuk memastikan ada tidaknya riwayatn kontak, komorbid, dan gejala lain seperti demam dan sesak nafas. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan spesimen dengan swab tenggorokan, pemeriksaan kimia darah, dan rontgen fototorak. Pengelolaan pasien meliputi terapi simptomatis dan suportif. WHO merekomendasikan antivirus, imunomodulator serta terapi tambahan lainnya untuk COVID-19. Penatalaksanaan tersebut tergantung  berat-nya gejala COVID-19.


Keywords


COVID-19.

Full Text:

PDF

References


Atmojo TJ, Akbar PS, Kuntari S, Yulianti I, Darmayanti AT. Definisi dan Jalur Penularan Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau COVID-19. JPK. 2020;9(1):57–64.

Wulandari A, Rahman F, Pujianti N, Sari AR, Laily N, Anggraini L, et al. Hubungan Karakteristik Individu dengan Pengetahuan tentang Pencegahan Coronavirus Disease 2019 pada Masyarakat di Kalimantan Selatan. JKMI. 2020;15(1):42.

Handayani D, Hadi DR, Isbaniah F, Burhan E, Agustin H. Penyakit Virus Corona 2019. JRI. 2020;40(2):1-14.

Grace C. Manifestasi Klinis dan Perjalanan Penyakit pada Pasien Covid- 19. Majority. 2020;9:49–55.

Yuliana Y. Corona virus diseases (Covid-19): Sebuah tinjauan literatur. Wellness Heal Mag. 2020;2(1):187–92.

Levani, Prastya, Mawaddatunnadila. Coronavirus Disease 2019 (COVID- 19): Patogenesis, Manifestasi Klinis dan Pilihan Terapi. JKK. 2021;17(1):44–57.

Tanjung MS, Sitepu R. Epidemiologi Deskriptif Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) Di Indonesia Pada Tahun 2020. JKK. 2021;20(2):1-13

Fitriani NI. Tinjauan Pustaka COVID-19: Virologi, Patogenesis, dan Manifestasi Klinis

Baharuddin, Rumpa F. 2019-nCoV-Jangan Takut Virus Corona. I. Yogyakarta: Rapha Publishing; 2020. 3–79 p.

Burhan E, Isbaniah F, Susanto AD, Aditama TY, Soedarsono, Sartono TR. Pneumonia COVID-19-Diagnosis & Penatalaksanaan di Indonesia. Jakarta: Perhimpunan Dokter Paru Indonesia; 2020. 1–49 p.

Centers for Disease Control and Prevention. Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). 2017.

Tandra H. Virus Corona Baru COVID-19 Kenali, Cegah, Lindungi Diri Sendiri & Orang Lain. I. Yogyakarta: Rapha Publishing; 2020. 1–42 p.

World Health Organization. Coronavirus disease (COVID-19) Situation Report-207. 2020.

World Health Organization. Coronavirus disease 2019 (COVID-19) Situation Report-55. 2020.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Infeksi Emerging; Media Informasi Resmi Terkini Penyakit Infeksi Emerging; COVID-19. 2020.

World Health Organization. Media Statement: Knowing the risks for COVID-19. 2020.

Sugihantono A, Burhan E, Samuedro E, Aryati, Rinawati W, Sitompul PA, et al. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Diasese (COVID-19) Revisi ke-5. Kementerian Kesehatan R. 2020.

Lan L, Xu D, Ye G, Xia C, Wang S, Li Y, et al. Positive RT-PCR Test Results in Patients Recovered From COVID-19. JAMA. 2020;323(15):1502–3.

PDPI, PAPDI, PERKI, PERDATIN I. Rekomendasi penggunaan hidroksiklorokuin / klorokuin fosfat pada tatalaksana COVID-19. 2020.

Satria RMA, Tutupoho RV, Chalidyanto D. Analisis Faktor Risiko Kematian dengan Penyakit Komorbid Covid-19. JKS. 2020;4(1):48–55.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Baiturrahmah Medical Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License   Baiturrahmah Medical Journal This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.