KADAR HAMBAT MINIMUM (KHM) DAN KADAR BUNUH MINIMUM (KBM) PADA BUAH CABAI KERITING (Capsicum annum, L) TERHADAP BAKTERI Streptococcus viridans SECARA IN VITRO

Meidisya Tiandora, Widyawati Widyawati, Darmawangsa Darmawangsa

Abstract


Karies gigi adalah suatu penyakit yang tidak kalah pentingnya dengan penyakit lain, prevalensi karies gigi di Indonesia sangat tinggi. Bakteri penyebab karies gigi adalah Streptococcus viridans. Pencegahan karies dapat dilakukan dengan berbagai upaya, diantaranya penggunaan agen antimikroba. Agen antimikroba alami yang mudah didapatkan, seperti buah cabai keriting. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui efektivitas ekstrak buah cabai keriting (Capsicum annuum, L ) terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus viridans. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan laboratorium secara In vitro. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar hambat minimum (KHM) terdapat pada konsentrasi 0,11% yaitu 0,058. berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat kadar hambat pada ekstrak buah cabai keriting (Capsicum annuum, L ) pada konsentrasi 0,11% terhadap pertumbuhan bakteri streptococcus viridans, sedangkan untuk kadar bunuh minimum (KBM) pada penelitian ini belum didapatkan karena adanya keterbatasan alat.

Keywords


Streptococcus viridans; Ekstrak Cabai Keriting; Kadar Hambat Minimum; Kadar Bunuh Minimum

Full Text:

PDF

References


Affand, A., Andrin, F., Dwi, L. 2009. Penentuan Konsentrasi Hambat Minimal dan Konsentrasi Bunuh Minimal Larutan Povidon lodium 10% Terhadap Staphylococcus Aureus Resisten Metisilin (MRSA) dan Staphylococcus Aureus Sensitif Metisilin (MSSA). Riau. Jurnal Fakultas Kedokteran. Hal 15-16

Alex. S. Usaha Tani Cabai Kiat Jitu Bertanam Cabai di Segala Musim. Yogyakarta: Pustaka Baru Press. Hal : 17-23

Fatisa, Y. 2013. Daya Antibakteri Ekstrak Kulit dan Biji Buah Pulasan (Nephelium mutabile) Terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Secara In Vitro. Jurnal peternakan Vol 10 No 1 Februari 2013. Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Riau. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim

Jawetz, Ernest. Melnick, Joseph L. Adelberg. 2007. Mikrobiologi Kedokteran edisi III. Jakarta. EGC. Hal: 238

Ayu, PD. Munadziroh, E., Mohammad, Y, R. Konsentrasi ekstrak biji kakao sebagai material alam dalam menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans. Jurnal PDGI vol.59, No.1, Januari 2010, hal 16. Universitas Airlangga Fakultas Kedokteran Gigi. Surabaya

Bidarisugma, B., Putri, T., Purnamasari, R. 2012. Antibodi Monoklonal Streptococcus mutans 1 (C) 67 kDA sebagai imunisasi Pasif Dalam Alternatif Pencegah Karies Gigi Topikal. Jurnal Literature Study BIMKGI. Vol 1 No 1 Edisi Oktober Hal : 2-3

Hasrayanti. 2013. Studi Pembuatan Bumbu Inti Cabai (Capsicum Sp.) Dalam Bentuk Bubuk. Makassar. Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin. Skripsi . Hal: 20

Isnarianti, R. Wahyudi, I A. Puspita, R M. Muntingia calabura L Leaves Extract Inhibits Glucosyltransferase Activity of Streptococcus mutans. Journal of Dentistry Indonesia 2013, Vol. 20, No. 3 hal 60. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta

Nisa, U. 2015. Efektifitas Ekstrak Buah Cabai Keriting (Capsicum Annuum, L) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus Mutans Secara In Vitro. Universitas Baiturrahmah Fakultas Kedokteran Gigi. Skripsi. Hal: 36-39

Nugraha, AW. 2008. “Streptococcus Mutans Si Plak Dimana-Mana”. Yogyakarta. Jurnal Fakultas Farmasi USD. Hal 1-2

Oktaviani, T. Guntarti, A. Susanti, H. Penetapan Kadar ß-Karoten Pada Beberapa Jenis Cabe (Genus Capsicum) dengan Metode Spektrofotometri Tampak. Jurnal Pharmaҫiana, Vol. 4, No. 2, 2014. Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Hal : 103

Noesa, DY. 2012. Viabilitas Monosit Yang Dipapar Streptococcus Viridans Dan Diinkubasi Dengan Minyak Zaitun (Oleum Olivae). Jember. Universitas Jember Fakultas Kedokteran Gigi. Skripsi. Hal: 9-11

Samaranayake, Lakshman P. 2006. Essential Microbiology for Dentistry 3rd Ed. Philadelphia. Churchill Livingstone Elsevier. Hal: 269, 271-272

Nursanty, Risa dan Zumaidar. 2013. Potensi Antibakteri Beberapa Tumbuhan Obat Tradisional. Jurusan Biologi FMIPA Unsyiah Darussalam-Banda Aceh

Zaenab., HW, Mardiastuti., Anny VP., Logawa B. 2004. Uji Antibakteri Siwak (Salvadora Persica Linn.) Terhadap Streptococcus Mutans (Atc31987) Dan Bacteroides Melaninogenicus. Jurnal. MAKARA, KESEHATAN, VOL. 8, NO. 2, DESEMBER. Jakarta. Universitas Indonesia.hal : 37-40

Hanif, S. 2013. Efektifitas Ekstrak Jahe (Zingiber officinale Roscoe) terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus viridans. Jakarta. Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah. Skripsi. Hal: 9-10




DOI: https://doi.org/10.33854/JBDjbd.94

DOI (PDF): https://doi.org/10.33854/jbd.v4i1.94.g67

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 B-Dent, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah



Creative Commons License
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah distributed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.