PENGARUH PENAMBAHAN HIDROKSIAPATIT DARI CANGKANG TELUR TERHADAP KEKUATAN TEKAN GLASS IONOMER CEMENT

Martha Mozartha, Muthiara Praziandithe, Sulistiawati Sulistiawati

Abstract


Glass Ionomer Cement (GIC) memiliki sifat-sifat yang menguntungkan
sebagai material restorasi. Namun, penggunaannya terbatas karena GIC
memiliki kekuatan tekan yang rendah. Berbagai penelitian dilakukan
untuk meningkatkan kekuatan tekan GIC, salah satunya penambahan
hidroksiapatit ke bubuk GIC. Hidroksiapatit dapat disintesis dari
larutan kimia atau berbagai limbah alam, misalnya cangkang telur,
melalui metode presipitasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh penambahan hidroksiapatit dari cangkang telur
terhadap kekuatan tekan GIC Fuji IX (GC Corporation). Pembuatan 32
silinder GIC berdiameter 4mm dan tinggi 6mm dibagi menjadi 2
kelompok, yaitu: kelompok GIC tanpa penambahan hidroksiapatit
sebagai kelompok kontrol (n=16) dan kelompok GIC dengan
penambahan 8% hidroksiapatit sebagai kelompok uji (n=16). Kekuatan
tekan diukur dengan Universal Testing Machine. Data dianalisis
menggunakan uji T tidak berpasangan. Hasil pengukuran rata-rata
kekuatan tekan GIC kelompok kontrol adalah 104,33±1,36 MPa dan
kelompok uji adalah 109,52±1,58 MPa. Hasil uji T pada data tersebut
menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p<0,05).
Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan hidroksipatit dari
cangkang telur ke bubuk GIC dapat meningkatkan kekuatan tekan GIC.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.33854/JBDjbd.42

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 B-Dent, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah



Creative Commons License
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah distributed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.