PERBEDAAN RADIOPASITAS ANTARA BAHAN OBTURASI SEALER BERBAHAN DASAR KALSIUM HIDROKSIDA DAN EPOKSI RESIN DENGAN TEKNIK RADIOGRAFI CONE BEAM COMPUTED TOMOGRAPHY (CBCT)
DOI:
https://doi.org/10.33854/JBDjbd.138Keywords:
Radiopasitas, Sealer Obturasi Berbahan Dasar Kalsium Hidroksida, Sealer Berbahan Dasar Epoksi ResinAbstract
Penyakit gigi dan mulut di Indonesia terutama karies masih banyak diderita. Salah satu cabang kedokteran gigi yang menangani perawatan gigi dikenal dengan perawatan Endodontik. Perawatan saluran akar merupakan bagian dari perawatan endodontik yang salah satu prosedurnya terdiri dari obturasi saluran akar. Bahan obturasi saluran akar yang digunakan hingga saat ini adalah gutta percha yang dalam aplikasinya harus dikombinasikan dengan sealer saluran akar. Syarat-syarat sealer salah satunya adalah tingkat radiopasitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan radiopasitas antara sealer obturasi berbahan dasar kalsium hidroksida dengan sealer berbahan dasar epoksi resin pada teknik CBCT. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium.Analisa statistik menggunakan independent sample t-tes diperoleh nilai p= 0,000<0,05 artinya terdapat perbedaan radiopasitas antara sealer obturasi berbahan dasar kalsium hidroksida dengan sealer berbahan dasar epoksi resin pada teknik CBCT secara signifikan dimana nilai radiopasitas tertinggi terdapat pada sampel sealer berbahan dasar epoksi resinReferences
Putri, H.M Ilmu Pencegahan Penyakit Jaringan Keras dan Jaringan Pendukung Gigi. EGC, Jakarta, hlm. 1. Surya, A, G, N, P. 2014. Efektifitas Sterilisasi Saluran Akar Menggunakan Teknik Laser dengan Uji Mikroorganisme dalam Saluran Akar. FKG Universitas Mahasaraswati. Skripsi
Tanomaru, J. M. G., Duarte, M. A. H., Goncalves, M., Tanomaru-Filho, M., 2009, Radiopacity Evaluation of Root Canal Sealers Containing Calcium Hydroxide and MTA, Braz Oral Res, 23(2):119-23.
Yusman R, Mulyawati E, Hadriyanto W, 2013, Perbedaan Kebocoran Apikal Pada Obturasi Saluran Akar Menggunakan Tiga Siler Berbahan Dasar Resin. Jked Gi, Vol 4 No 2 Hlm 122 – 128
Mulyawati, E., HNES, M., Sunarintya, S., Handajani, J. 2013. Sifat Fisik Hidroksiapatit Sintesis Kalsit Sebagai Bahan Pengisi Pada Sealer Saluran Akar Resin Epoxy. Majalah kedokteran gigi (Dent, J), Vol. 46, No. 4. Hlm. 207-212.
Poedyaningrum, F. 2013. Perbandingan Kebocoran Mikro Sepertiga Apeks Pada Pengisian Saluran Akar Dengan Semen Resin Epoksi Dan MTA. FKG UI. Tesis. 6. Harty, F., J. 1993. Endodonti Klinis, Jakarta: Hipokrates. Hlm 195.
Deviyanti, S. 2016. Potensi Diskolorisasi Gigi Dari Penggunaan Sealer Pada Perawatan Saluran Akar Gigi. JITEKGI, 12(1), 1-6.
Akcay, I., Ilhan, B., Dundar, N. 2012. Comparison of conventional and digital radiography systems with regard to radiopacity of root canal filling materials. International endodontic journal, 45(8), 730-736.
Utami, L, H, 2014. Perbedaan Radiopasitas Antara Sealer Berbahan Dasar Resin Epoksi dan Sealer Berbahan Dasar Seng Oksid Eugenol Dengan Teknik Radiografi Periapikal Digital. FKG UGM. Skripsi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


