PENGARUH PENGGUNAAN AIR HUJAN TERHADAP KARIES GIGI PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN BATANG GASAN KABUPATEN PADANG PARIAMAN TAHUN 2017
DOI:
https://doi.org/10.33854/JBDjbd.137Keywords:
Indeks DMF-T, Karies, Air Hujan, Air PDAMAbstract
Air minum merupakan air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung di minum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan air hujan terhadap indeks karies di Kecamatan Batang Gasan Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah Masyarakat Kecamatan Batang Gasan Kabupaten Padang Pariaman yang masih menggunakan air hujan yang berjumlah 158 orang dan Masyarakat Kecamatan Batang Gasan yang menggunakan air PDAM yang berjumlah 232 orang dengan 30 sampel masyarakat menggunakan air PDAM dan air hujan, waktu penelitian pada Bulan Desember - Maret 2018 dan instrumen penelitian dengan menggunakan kuesioner dan indeks karies DMF-T. Analisis secara univariat ditampilkan dengan tabel distribusi frekuensi dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square dengan kepercayaan 95% α = 0.05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan responden menggunakan air PDAM paling banyak indeks karies gigi rendah yaitu (56,7%) dan pada responden menggunakan air hujan paling banyak indeks karies gigi tinggi (50%), Indeks karies gigi populasi berdasarkan indeks DMF-T responden menggunakan air PDAM dengan rata-rata 2,6 berada pada kategori rendah dan kelompok menggunakan air hujan dengan rata-rata 6,7 kategori sangat tinggi dan terdapat pengaruh menggunakan air hujan dan tidak menggunakan air hujan dengan prevalensi karies di Kecamatan Batang Gasan. P = 0,000 < 0,05.References
Hikmayati, K. 2015. Faktor-Faktor yang Berpengaruh dengan Perilaku Penyebab Karies pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Sukamulya 01 Kecamatan Sukatani. Jurnal Ilmiah Keperawatan Stikes Medika Cikarang.
Siagian, A dan Dumasari, B. 2008. Hubungan Kebiasaan Makan dan Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dengan Karies Gigi Pada Anak SD 060935 di Jalan Pintu Air II Simpang Gudang. Info Kesehatan Masyarakat. Vol. 7, No. 2. Hal 109-118.
Handayani, J. 2005. Pemeriksaan Komposisi Saliva Pada Penderita Diabetes Mellitus. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara.
Almeida, P.D.V.D., Ana, M.T.G., Maria, A.N.M., Antonio, A.S.D.L dan Luciana, R.A. 2008. Saliva Composition And Functions A Comprehensive Review. The Journal Of Contemporary Dental Practive. Vol. 9, No. 3. Hal 2-3.
Septantia., Ismu, R dan Kurniasih. 2010. Kandungan Kapur dalam Air Sumur http://unila.ac.id/.../05/Kandungan-Kapur-Dalam-Air-Sumur.doc. Diakses 10 Agustus 2017.
Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air. Kanisius: Yogyakarta.
Agtini, M.D., Sintawati dan Tjahja, I. 2005. Fluor dan Kesehatan Gigi. Media Litbang Kesehatan. Vol. 15, No. 2. Hal 28-30.
Ningrum, R.P. 2014. Kebiasaan Konsumsi Air Hujan Terhadap Status Keparahan Karies Gigi Pada Masyarakat Di Desa Aji Kuning Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan Tahun 2014. Skripsi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin Makassar.
Utami, T. 2015. Perbedaan Status Karies Pada Anak Sekolah Dasar yang Mengkonsumsi Air Minum dari Air PAH dan Air PDAM di Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali. Skripsi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Untari, T dan Joni, K. 2015. Pemanfaatan Air Hujan Sebagai Air Layak Konsumsi di Kota Malang dengan Metode Modifikasi Filtrasi Sederhana. Jurnal Pangan dan Agroindustri. Vol. 3, No. 4. Hal 1492-1502.
Sunubi. E. 2014. Hubungan Kadar Fluor Air Minum Terhadap Karies Gigi Pada Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Masyarakat Epidemiologi Indonesia. Vol. 2, No. 2.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


