Sindrom Kardiorenal

Debie Anggraini

Abstract


Sindrom  kardiorenal  (cardiorenal  syndrom/  CRS)  merupakan  kumpulan  kelainan  fungsi  jantung  dan ginjal dimana apabila terdapat disfungsi akut atau kronis salah satu organ akan menyebabkan disfungsi pada  organ  lainnya.  Penelitian  European  Society  of  Cardiology  –  Heart  Failure  (ESC-HF)  tahun  2010 pada  5000  pasien  gagal  jantung  menunjukkan  26%  pasien  juga  menderita  disfungsi  ginjal  kronis. Patofisiologi  CRS  melibatkan  interaksi  kompleks  antara  perubahan  hemodinamik,  termasuk  penurunan perfusi  ginjal,  peningkatan  tekanan  vena  dan  aktivasi  beberapa  sistem  neurohormonal.  Pada  artikel  ini dilaporkan kasus sindrom kardiorenal pada pasien anak berumur 5 tahun.

Keywords


Sindrom kardiorenal, perubahan hemodinamik, sistem neurohormonal

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jurnal Kedokteran Baiturrahmah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Kedokteran Baiturrahmah (JKB)

Email : jkb@unbrah.ac.id